Ulasan Film Soekarno
Oleh:Aulia Rahmah Oktafani “1D”
15410145
Film Soekarno disutradarai oleh Hanum Bramantyo
dan diproduseri oleh Raam punjabi yang merupakan produser yang tidak ditanyakan
lagi skilnya. Film Soekarno ini berdurasi sekitar dua jam setangah yang
diperankan oleh aktor sebagai berikut :
Ario Bayu sebagai Soekano.
Maudy Koesnadi.
Lukman Sardi.
Ferry Salim.
Agus Kuncoro.
Sujiwo tejo.
Tika Bravani.
Dirilis pada tanggal 11 desember 2013.
Film yang
berjudul Soekarno ini mencritakan tentang perjuangan bangsa indonesia dalam
perlawanan melawan penjajah, khususunya mencritakan perjalanan hidup soekarno
Soekaro kecil dulunya bernama Kusno, namun karena dia sakit-sakitan
akhirnya ayah beliau mengganti namanya
menjadi Soekarno yang diambil dari nama kesatria adipati karna. Waktu terus
berlalu Soekarno tumbuh menjadi pemuda yang berani tapi karena kata-kata nya
terlalu frontal akhirnya dia dijebloskan ke penjara karena dianggap telah
menghasut rakyat dan memberontak seperti komunis.
Tapi keberanian nya tak pernah padam
sampai akhirnya Soekarno dan keluarga nya dibuang dikota Ende Bengkulu.di kota
itu soekarnoberhenti sejenak tentang politik dan jatuh hati pada gadis cantik
bernama Fatmawati yang menyebabkan keretakan rumah tangga nya dengan Inggrit
Genarsih yang jauh lebih tua 12 thun darinya.
Ditengah kabut rumah tangga soekarno
jepang datang memulai perang di asia timur.
Karena itulah Belanda takluk terhadap
jepang.
Soekarno dan keluarganya bawa ke jakarta dan bertemu dengan hatta.
Sementara Hatta dan Sjahir , saingan
politik dimasa lalu. Mereka membahas bahwa disitu Indonesia di ambang
kemerdekaan.
Pendepat sjahir bahwa jepang berbahaya,
tetapi lain dengan soekarno dia malah ber pendapat “jika kita mampu dan cerdik
kita dapat memnfaatkan jepang untuk kemerdekaan Indonesia” Hatta terpengaruh
tapi jepang tidak.
Kita tau kemerdekaan Indonesia terjadi
pada tanggal 17 agustus 1945, tetpi dlam prosesnya memperlukan perjuangan yang
sangat berat . Setelah belanda pergi Indonesia harus merasakan perjuangan
kembali seperti ;Romusha,pelecehan seksual dan masih banyak lagi yang membuat
nyawa rakyat indonesia melayang . Dihararapkan dengan ditayangkan film ini di
balairung UPGRIS dalam rangka louncing bulan bahasa mampu menumbuhkan rasa
nasionalisme para mahasiswa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar