Senin, 19 Oktober 2015



Ulasan Film Soekarno
Oleh:Aulia Rahmah Oktafani “1D”
15410145
Film Soekarno disutradarai oleh Hanum Bramantyo dan diproduseri oleh Raam punjabi yang merupakan produser yang tidak ditanyakan lagi skilnya. Film Soekarno ini berdurasi sekitar dua jam setangah yang diperankan oleh aktor sebagai berikut :
Ario Bayu sebagai Soekano.
Maudy Koesnadi.
Lukman Sardi.
Ferry Salim.
Agus Kuncoro.
Sujiwo tejo.
Tika Bravani.
Dirilis pada tanggal 11 desember 2013.


Film yang berjudul Soekarno ini mencritakan tentang perjuangan bangsa indonesia dalam perlawanan melawan penjajah, khususunya mencritakan perjalanan hidup soekarno
     Soekaro kecil dulunya bernama Kusno, namun karena dia sakit-sakitan akhirnya  ayah beliau mengganti namanya menjadi Soekarno yang diambil dari nama kesatria adipati karna. Waktu terus berlalu Soekarno tumbuh menjadi pemuda yang berani tapi karena kata-kata nya terlalu frontal akhirnya dia dijebloskan ke penjara karena dianggap telah menghasut rakyat dan memberontak seperti komunis.

Tapi keberanian nya tak pernah padam sampai akhirnya Soekarno dan keluarga nya dibuang dikota Ende Bengkulu.di kota itu soekarnoberhenti sejenak tentang politik dan jatuh hati pada gadis cantik bernama Fatmawati yang menyebabkan keretakan rumah tangga nya dengan Inggrit Genarsih yang jauh lebih tua 12 thun darinya.

Ditengah kabut rumah tangga soekarno jepang datang memulai perang di asia timur.
Karena itulah Belanda takluk terhadap jepang.

Soekarno dan keluarganya  bawa ke jakarta dan bertemu dengan hatta.
Sementara Hatta dan Sjahir , saingan politik dimasa lalu. Mereka membahas bahwa disitu Indonesia di ambang kemerdekaan.
Pendepat sjahir bahwa jepang berbahaya, tetapi lain dengan soekarno dia malah ber pendapat “jika kita mampu dan cerdik kita dapat memnfaatkan jepang untuk kemerdekaan Indonesia” Hatta terpengaruh tapi jepang tidak.

Kita tau kemerdekaan Indonesia terjadi pada tanggal 17 agustus 1945, tetpi dlam prosesnya memperlukan perjuangan yang sangat berat . Setelah belanda pergi Indonesia harus merasakan perjuangan kembali seperti ;Romusha,pelecehan seksual dan masih banyak lagi yang membuat nyawa rakyat indonesia melayang . Dihararapkan dengan ditayangkan film ini di balairung UPGRIS dalam rangka louncing bulan bahasa mampu menumbuhkan rasa nasionalisme para mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar